www.apotiktambakrejo.com

OBAT Analgesik,Antiinflamasi

#35 of 52 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow OSTELOX 7.5 MG TAB

Price Rp 5.800 Beli

Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

OSTELOX 15 MG Tablet

Tiap tablet mengandung:
Meloksikam.........................................   75 mg / 15 mg

FARMAKOLOGI :
OSTELOX mengandung Meloksikam merupakan obat antiinflamasi non steroid dari kelas asam enolik yang efektif dan Juga mempunyai efek analgesik dan antipiretik.
Mekanisme kerja Meloksikam seperti halnya obat NSAID lain yaitu dengan cara menghambat sintesa prostaglandin (siklooksigenose).

INDIKASI :
-     Pengobatan jangka pendek gejala-gejala eksaser-basi akut pada osteoartritis.
-     Pengobatan jangka panjang gejala-gejala artritis rematoid.
-     Pengobatan gejala-gejala spondilitis ankilosa.

KONTRA-INDIKASI :
-     Hipersensitivitas terhadap Meloksikam.
-     Kemungkinan terjadi sensitivitas silang dengan ase-tosal dan obat anti inflamasi non steroid lain.
-     Meloksikam tidak boleh diberikan pada penderita yang menunjukkan gejala-gejala asma. nasal polip,   angioedema dan urtikarla bila diberikan asetosal atau NSAID.
-     Insufisiensi hati yang berat dan insufisiensi ginjal be-rat yang tidak dapat didialisa.
-     Pendarahan pada pembuluh darah otak.
-     Keamanan dan efektivitas pada anak-anak dan re-maja di bawah 15 tahun belum diketahui dengan pasti.         - Masa kehamilan dan menyusui.
-     Ulkus lambung yang aktif.
-     Pendarahan gastrointestinal atau penyakit pendarahan lainnya.

EFEK SAMPING :
- Gastrointestinal:     dispepsia, mual, muntah, konstipasi, diare, kembung, bersendawa, esofagitis. ulkus serta pendarahan pada gastrointestinal, kolitis.
- Hematologi       :     anemia, leukopenia, trombositopenla.
- Dermatologi      :     ruam kulit, pruritus, urtikaria, stomatitis.
- Respiratori        :     dildporkan terjadi asma akut setelah penggunaan dengan asetosal atau NSAID lainnya.
- Neurologi           :     pusing, mengantuk, tinitus, vertigo.
- Kardiovaskular  :     muka memerah, edema, peningkatan tekanan darah, palpitasi.
- Genitourinari     :     abnormalitas fungsi ginjal.
- Fungsi hati        :     peningkatan transaminase dan bilirubin.

PERHATIAN :
-     Hati-hatl penggunaan padd penderita yang se dang mendapat terapi antikoagulan.
-     Hati-hati penggunaan pada orang tua yang menderita gangguan fungsi hati, ginjal atau jantung.
-     Kadang-kddang dapat terjadi peningkatan serum transaminase atau parameter lain dari fungsi hati.
-     Hentikan segera penggunaan bila terjadi pendarahan gastrointestinal
-     Berikan perhatian khusus pada penderita yang me-laporkan  terjadinya  efek  mukokutaneous.  dan penggunaan agar segera dihentikan.

INTERAKSI OBAT :
-    Pemakaian bersamaan dengan NSAID lain dapat meningkatkan risiko ulserasi saluran cerna dan pen-darahan karena efek sinergis.
-    Penggunaan bersamaan dengan obat antikoagu-lan oral, tiklopidin, pemberian heparin (secara sis-temik trombolitik): dapat meningkatkan risiko pen-darahan.
-    Penggunaan bersamaan dengan Litium: terjadi peningkatan kadar litium plasma.dianjurkan untuk memantau kadar plasma litium sejak awal pemberian hingga penghentian pemberian Meloksikam.
-    Metotreksat: meningkatkan toksisitas hematologi metotreksat. Pada kondisi seperti ini dianjurkan memantau jumlah sel darah.
-    Penggunaan bersamaan dengan antihipertensi: efek obat antihipertensi akan menurun karena NSAID akan menghambat prostaglandin yang mem-punyai efek vasodilatasi.
-    Kolestiramin: kolestiramin mengikat Meloksikam di-saluran gastrointestinal sehingga mempercepat eli-minasi Meloksikam.
-    Dengan obat kontrasepsi NSAID akan menurunkan efektivitas alat KB IU.
-    Diuretik: pada pasien yang dehidrasi, pengobatan dengan NSAID dapat menyebabkan insufisiensi gin-jal akut. Pada pasien yang diberi kombinasi Meloksikam dengan diuretik harus minum banyak dan di-pantau fungsi ginjalnya pada permulaan terapi.
-    Nefrotoksisitas dari siklosporin akan ditingkatkan oleh obat-obat NSAID melalui efek prostaglandin di ginjal. Oleh karena itu selama pemberian bersa-ma-sama fungsi ginjal harus dimonitor.

DOSIS :
-     Eksaserbasi akut pada osteoartritis:     7,5 mg/hari. Jika diperlukan dosis dapat ditingkatkan menjadi 15 mg/hari.
-     Artritis rematoid:     15 mg/hari, dosis dapat dikurangi menjadi 7,5 mg/hari'tergantung respon terapeutik. Pada penderita usia lanjut dosis yang dianjurkan untuk pengobatan jangka panjang: 7,5 mg/hari. Penderita dengan risiko tinggi terkena efek sam-ping, pengobatan harus diawali dengan 7,5 mg/ hari.
-     Spondilitis ankilosa:     15 mg/hari.
-     Pada penderita dalam dialisa dengan gagal ginjal berat:     dosis tidak boleh melebihi 7,5 mg/hari.
Dosis tidak lebih 15 mg/hari.
Tablet harus diminum dengan air atau cairan lain bersama dengan makanan.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

KEMASAN :
OSTELOX®7,5 mg tablet
Dus isi 2 strip @ 10 tablet
No. Reg.: DKL0422239210A1 OSTELOX®15 mg tablet
Dus isi 2 strip @ 10 tablet
No. Reg.: DKL0422239210B1

PENYIMPANAN  :

Simpan pada suhu kamar (25 - 30 C), terlindung dari cahaya.

Dibuatoleh:
PT SANBE FARMA
Bandung - Indonesia

Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu